Kamis, 10 Juli 2014

Teknik/Trik Dalam Bermain Badminton


Bulutangkis merupakan salah satu cabang olah raga yang digemari banyak kalangan masyarakat yang merupakan suatu olahraga raket yang dapat dimainkan oleh dua orang (tunggal) atau dua pasang (ganda) yang saling berlawanan. Olahraga ini mirip dengan pemainan tenis akan tetapi bulutangkis lebih cenderung untuk memukul bola permainan (KoK atau Shuttlecock) agar bisa melewati net dan jatuh dibagian lawan yang sudah ditentukan dan berusaha mencegah lawan melakukan hal yang sama. Dalam permainan bulutangkis terdapat beberapa trik yang cukup ampuh untuk mengalahkan lawan dilapangan diantaranya :


1    1. Forehand


Jenis pukulan ini sangat sering dilakukan oleh para pemain, pukulan ini menjadi dasar dalam permainan bulutangkis/badminton. Pukulan Forehand merupakan pukulan yang diayun dari belakang badan dengan arah depan raket dan telapak tangan kita menghadap “kok atau Shuttlecock”.


2    2. Drop Shot


Pukulan ini dilakukan seperti melakukan smash, akan tetapi ada perbedaan pada posisi raket pada saat akan melakukan pukulan, kalau melakukan smash itu dilakukan dengan kekuatan atau tenaga penuh sedangkan dropshot hanya dipukul dengan dorongan atau dengan sentuhan secara halus. Dropshot yang baik adalah menjatuhkan shuttlecock dekat dengan net dan tidak melebihi garis ganda pada area lawan. Pukulan ini memiliki karakteristik yang sangat unik dengan jatuhnya shuttlecocok selalu dekat dengan net di daerah lawan. Untuk melakukan gerakan dropshot harus memperhatikan posisi tubuh, cara memegang raket, gerakan kaki, dan perpindahan berat badan yang harmonis pada saat memukul menjadi faktor yang sangat menentukan, gerakan ini akan semakin mematikan jika dipadukan dengan gerak tipuan.


3    3. Flick Service


Gerakan ini dilakukan secara cepat/tiba-tiba ke arah bagian belakang lawan dengan tujuan mengecoh lawan. Teknik ini mirip dengan backhand service tetapi kock dipukul dengan cepat dengan arah setengah tinggi.


4    4. Forehand Service


Bertujuan melambungkan kock kebagian belakang, pada umumnya gerakan ini dipakai dalam permainan tunggal (single)


5    5. Backhand Service


Pada permainan bulutangkis servive merupakan modal dasar untuk bisa memenangkan pertandingan dimana seorang pemain tidak bisa mendapatkan angka apabila tidak bisa melakukan service dengan baik. Salah satunya adalah Backhand service, srvice jenis ini pada dasarnya arah dan jatuhnya shuttlecock sedekat mungkin dengan garis sarang pemain lawan dan shuttlecock setipis mungkin di atas jaring (net). Tujuan dari jenis service ini adalah agar lawan tidak dapat menyerang.


6    6. Netting


Merupakan jenis pukulan yang dilakukan dekat dengan net yang dipukul dengan cara sentuhan halus namun akurat, tujuan netting adalah agar shuttlecock yang jatuh dibagian lawan jatuh sedekat mungkin dengan net yang mana garakann ini perlu koordinasi antara gerakan kaki, lengan,keseimbangan tubuh, posisi raket, dan shuttlecock saat bersamaan, dan perlu konsentrasi saat memukul shuttlecock karena menjadi faktor penting untuk menentukan netting yang dilakukan berhasil.


7    7. Lob


Pukulan jenis ini bertujuan untuk menerbangkan shuttlecock setinggi mungkin mengarah jauh ke belakang garis lapangan lawan, dalam permainan bulutangkis terdapat dua jenis pukulan Lob/Overhead Clear (Pukulan yang dilakukan diatas kepala), diantaranya :

a.     Deep Lob/Clear yaitu memukul dengan tinggi shuttlecock hingga jatuh kelapangan bagian belakang (Backout)

b.   Attacking Lob/Clear atau Lob Serang yaitu memukul dengan ketinggian sedang akan tetapi laju menuju lapangan bagian belakang (Backout)


8    8. Drive


Drive adalah melakukan pukulan dengan cepat dan mendadak teknik ini banyak dilakukan pada permainan ganda. Gerakan ini bertujuan untuk menghindari lawan menyerang atau memaksa lawan untuk mengangkat shuttlecock, jenis pukulan ini menuntut untuk trampil dalam memainkan grip raket, reflek yang cepat dan kekuatan dalam pergelangan tangan. Drive yang dilakukan dapat ditembak secara diagonal menyilang atau lurus kedepan.


9    9. Backhand


Sebelum melakukan teknik backhand ada baiknya diperbaiki terlebih dahulu posisi pegangan tangan kemudian posisi jari saat akan melakukan backhand  diantaranya telunjuk, tengah,manis, dan kelingking sejajar dengan pegangan raket sementara ibu jari berada pada batang raket yang lebih lebar.


      10. Smash


Merupakan pukulan overhead yang diarahkan ke daerah lawan secara menukik dan dilakukan dengan kekuatan penuh, pukulan jenis ini identik sebagai pukulan menyerang karena bertujuan untuk mematikan lawan dan jenis pukulan ini memiliki karakteristik keras serta laju shuttlecock berjalan cepat. Pukulan jenis ini membutuhkan kekuatan pada otot tungkai, bahu, lengan, dan fleksibilitas pergelangan tangan. Untuk melakukan smash dapat dilakukan dengan cata stagnan (diam/berdiri) atau dapat dilakukan dengan lompatan seperti yang dilakukan Lim Swie King, Haryanto Arbi, Alan Budi Kusuma, atau Taufik Hidayat.




BRAVO BADMINTON INDONESIA
SALAM OLAH RAGA



Sumber :





 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pendakian Gunung Agung

Gunung Agung merupakan gunung tertinggi pertama di Bali dengan ketinggian mencapai 3.142 mdpl (meter dari permukaan laut). Gunung ini bers...